Kalo kamu seorang perempuan dan kamu menerima perlakuan yang ga
sepantasnya kamu terima dalam konteks perkataan kasar yang cenderung
merendahkan bahkan misalnya perlakuan kasar, apa yang akan kamu
lakuin? Dengan sedikit catatan setelah itu pacar kamu minta maaf, entah
minta maaf karena memang menyesal dan berjanji ga melakukan itu lagi
atau sekedar menyesal sesaat.
Dan kalo sudah minta maaf tapi dia ulangi lagi kesalahan yang sama, apa kamu mau terus maafin dia?
Saya mau bertanya sama pihak perempuan dulu deh.
Girls, menurut kamu yang bisa diharapkan dari sebuah hubungan?
Pasti rasa nyaman, bahagia dan saling menghargai kan?
Gimana kalo salah satu ga bisa lagi kasih rasa nyaman? Apa hubungan itu bisa dilanjutin?
Saya akui banyak perbedaan cara berpikir perempuan dan laki-laki tapi menurut saya itu bukan hal yang sangat besar.
Ada cara untuk diplomasi dengan duduk berdua dan selesaikan masalah bukan dengan bicara dengan nada tinggi cenderung membentak apalagi sampai keluarkan kata-kata yang terkesan merendahkan.
Saya cuma heran kenapa ada beberapa laki-laki yang bisa bersikap kasar sama perempuan dengan alasan apapun itu.
Saya cuma mau bilang ke kamu, laki-laki. Seberapa sering kamu buat pacar kamu sedih dan menangis berarti sesering itu kamu kehilangan kesempatan buat dia ngerasa nyaman dan bahagia.
Dan jangan salahin keadaan atau siapapun saat ada orang lain yang bisa hapus air mata dia dan buat dia bahagia karena kesalahan kamu sia-siain dia.
Dan kamu, perempuan.
Saat ada orang yang buat kamu sedih terus, coba pikir lagi apa kamu pantes terima itu semua.
Kalo kamu ga bisa jawab itu, coba lihat ke ibu kamu. Dia melahirkan kamu bukan untuk lihat kamu sedih apalagi nangis.
Sebuah harapan kecil di akhir tulisan, semoga saya pun bisa mengaplikasikan ini~
Dan kalo sudah minta maaf tapi dia ulangi lagi kesalahan yang sama, apa kamu mau terus maafin dia?
Saya mau bertanya sama pihak perempuan dulu deh.
Girls, menurut kamu yang bisa diharapkan dari sebuah hubungan?
Pasti rasa nyaman, bahagia dan saling menghargai kan?
Gimana kalo salah satu ga bisa lagi kasih rasa nyaman? Apa hubungan itu bisa dilanjutin?
Saya akui banyak perbedaan cara berpikir perempuan dan laki-laki tapi menurut saya itu bukan hal yang sangat besar.
Ada cara untuk diplomasi dengan duduk berdua dan selesaikan masalah bukan dengan bicara dengan nada tinggi cenderung membentak apalagi sampai keluarkan kata-kata yang terkesan merendahkan.
Saya cuma heran kenapa ada beberapa laki-laki yang bisa bersikap kasar sama perempuan dengan alasan apapun itu.
Saya cuma mau bilang ke kamu, laki-laki. Seberapa sering kamu buat pacar kamu sedih dan menangis berarti sesering itu kamu kehilangan kesempatan buat dia ngerasa nyaman dan bahagia.
Dan jangan salahin keadaan atau siapapun saat ada orang lain yang bisa hapus air mata dia dan buat dia bahagia karena kesalahan kamu sia-siain dia.
Dan kamu, perempuan.
Saat ada orang yang buat kamu sedih terus, coba pikir lagi apa kamu pantes terima itu semua.
Kalo kamu ga bisa jawab itu, coba lihat ke ibu kamu. Dia melahirkan kamu bukan untuk lihat kamu sedih apalagi nangis.
Sebuah harapan kecil di akhir tulisan, semoga saya pun bisa mengaplikasikan ini~
No comments:
Post a Comment